K.H. Muhammad Burkan Saleh: Ulama Kerinci yang Masyhur dan Aktif Menulis
Sejak abad ke-19 M, gairah kehidupan religius di kalangan orang Kerinci sebenarnya semakin meningkat. Apalagi di abad yang sama, kaum ulama sedang gencar-gencarnya mengobarkan semangat untuk menentang kolonialisme Belanda yang telah menganggu banyak negara merdeka, termasuk Jambi. Beberapa bukti naskah turut memperkuat dugaan itu. Pada pertengahan dan akhir abad ke-19, orang-orang Kerinci yang berangkat ke Mekkah semakin meningkat. Mereka tidak sekedar berhaji, tetapi juga mempelajari ilmu agama. Kontak dengan jamaah haji dari wilayah lain terutama dari Aceh telah mengobarkan semangat persatuan untuk menentang penjajahan Belanda di wilayah mereka. Sekembalinya dari berhaji, mereka digelari sebagai ulama oleh orang-orang di daerah asalnya. Hal ini karena mereka memiliki pengetahuan agama yang lebih dari masyarakat awam. Sayangnya, riwayat jamaah haji Kerinci pada abad tersebut tidak banyak diketahui. Kitab-kitab hasil tulisan mereka belum banyak ditemukan dan belum dise...