Perlawanan Rakyat Alam Kerinci Melawan Belanda ( Perang Pulau Tengah)
PERANG PULAU TENGAH Perang Pulau Tengah terjadi sekitar Tahun 1903 M setelah Perang di Rnah Manjuto, dibawah ini adalah sedikit catatan dari Indrapura mengenai Perang Pulau Tengah tersebut Pada lahirnya orang Kerinci mulai dari Tamiai sampai Siulak, Sudah tunduk, dan Negeri sudah aman, tetapi pada batinya sekali-sekali tidak menyenangkan hatinya. Maka tiap2 Negri dan Dusun, Rakyatnya berkumpul ke Pulau Tengah, sehinga dalam tempo 16 hari Dusun Pulau Tengah sudah diberinya benteng dengan batu, Cuma yang terbuka sebelah ke Danau saja. Tebalnya benteng itu 3 hasta, yang megepalai ialah “ Depati PANGREBO” ( yang Dimaksud adalah Depati Parbo) Setelah siap mereka itu dengan alat peperangannya, maka pada tiap2 rumah digalinya lobang selebar rumah itu pula. Disanalah dia menyimpan anak istri dan harta bendanya terkecuali padi yang tertinggal di lumbung. Maka ,mereka itu megirim surat ke Rawang 2 Lembar isinya sama : 1. Kepada Kapten Militer ...